oleh

Implementasikan Nilai Persatuan, Pengurus PMPI Jawa Tengah Resmi di Lantik

LENSAISH.COM, KLATEN – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Mahasiswa Pencinta Tanah Air Indonesia (PMPI) Jawa Tengah resmi dilantik pada Sabtu, (25/2/2023).

Dengan mengusung tema “Mengobarkan Gerakan Cinta Tanah Air Generasi Muda Menyongsong Indonesia Maju.” Pelantikan pengurus Organisasi PMPI dilaksakan di balai desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Ponggok, Junaedi M, Ketua DPW PMPI Jawa Tengah, Riril Widi Handoko, Ketua DPW Petanesia Jawa Tengah, Muhamad Munir, Ketua DPP PMPI, Khusniyati, Ketua DPP Petanesia Nasional, Eko Priyono, Rektor UNTIDAR serta Ketua KPPU RI.

Foto bersama Tamu Undangan dan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Mahasiswa Pencinta Tanah Air Indonesia (PMPI) Jawa Tengah usai di lantik pada Sabtu, (25/02/2023). (Foto: LA/Harish Ashfa).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari yakni pada, 24-25 Februari 2023. Dengan rincian kegiatan pada hari pertama yaitu Forum Pra Rakerwil di lanjut Rakerwil yang dipimpin langsung oleh Ketua DPW PMPI Jawa Tengah. Kemudian, pelantikan Pengurus DPW PMPI Jawa Tengah dilaksanakan pada hari kedua.

Baca Juga  Jadwal Perempat Final Piala Menpora 2021

Ketua DPP PMPI, Khusniyati, secara resmi melantik seluruh pengurus DPW PMPI Jawa Tengah. Dalam arahannya, beliau menjelaskan pentingnya peran pemuda dalam memperjuangkan persatuan dan kesatuan.

“Maka kita harus membuat peluang untuk bekerja sama untuk saling mengisi kekurangan, inilah yang harus diperjuangkan bersama,” ucapnya.

Lebih lanjut, dengan harapan Pengurus DPW PMPI Jawa Tengah dapat menjadi fasilitator para pemuda untuk mewujudkan semangat persatuan dan kesatuan ini.

Ketua DPW PMPI Jawa Tengah terpilih, Riril Widi Handoko, dalam sambutannya menyampaikan bahwasanya Pengurus DPW PMPI Jawa Tengah terdiri dari anggota yang berasal dari lintas perguruan tinggi, lintas agama, serta lintas etnis dan suku.

“Dengan demikian, bisa meminimalisir tidak adanya ketimpangan antara mayoritas dengan minoritas dan mengimplementasikan nilai persatuan dalam internal organisasi,” pungkasnya. (LA/Sinta/HA).

Baca Juga  1 Nakes di Kudus Meninggal dan 189 Nakes Positif Covid-19, Hartopo: Nakes Jangan Terlalu Capek

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *