oleh

Pelatihan Silang Kluwak, Dorong UMKM Desa Binaan GenBI UIN Walisongo Go Digital

LENSAISH.COM, KENDAL – Generasi Baru Bank Indonesia (GenBI) Komisariat UIN Walisongo Semarang menggelar pelatihan Silang Kluwak (Produksi Selai dari Kolang Kaling Khas Kluwak) untuk medorong Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) desa binaan di Dusun Kluwak, Desa Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, pada Sabtu (05/03/2022).

Mengusung tema “Dari Lokal Menuju Global, Tingkatkan Potensi Usaha Kecil Indonesia di Era Digital”, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para petani kolang kaling untuk dapat mandiri memproduksi selai dari hasil kebun sendiri.

Kegiatan ini diisi dengan demo pembuatan selai kolang kaling sekaligua pengemasan produk sebagai branding kepada warga Dusuk Kluwak. Hasil olahan selai kolang kaling dusun Kluwak di beri nama KOLAK (Selai Kolang-Kaling Khas Kluwak).

Baca Juga  PBAK UINSA 2021 Ajak 4670 Maba Perkuat Nasionalisme dan Moderasi Beragama

Peserta pelatihan, Lulu Nur Khasanah merasa senang mengikuti pelatihan pembuatan selai dan berkeinginan memproduksi untuk diperjualbelikan.

“Semoga bisa dibanyakin acara-acara seperti ini karena Ibu-Ibu Dusun Kluwak semuanya semangat sekali,” ujar wanita kelahiran 1991 tersebut.

Ketua Pelaksana Pembinaan UMKM, Badrus Saufil Muhtadin, menjelaskan dalam kegiatan peltihan ini, ada beberapa tahapan yang dilakukan GenBI bersama para petani untuk menyiapkan produk selai yang siap diperjualbelikan.

“Kita melakukan riset terlebih dahulu kemarin, ternyata kolang kaling punya potensi untuk dijual sebagai selai makanya kita buat pelatihan ini, nanti kita juga mengadakan pelatihan branding dan marketing,” ungkap pria kelahiran Demak tersebut.

Selain itu, ia juga berharap KOLAK, dapat dikenal dan dicintai oleh masyarakat luas sebagai produk lokal sehingga dapat membawa dampak positif bagi perekonomian para petani kolang kaling di Dusun Kluwak.

Baca Juga  Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Ikuti Try Out Perdana KSM MI Nasional 2021

“Setelah pelatihan, untuk rencana kedepannya dapat terrealisasi. Sehingga dapat mengangkat perekonomian warga sini,” harapnya.

KOLAK direncanakan launching pada 19 Maret 2022 dan akan dipromosikan secara aktif melalui media sosial instagram dan tiktok yang saat ini banyak digandrungi anak muda. (LA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *